ARTIKEL PALING POPULER

Showing posts with label Ibu dan Balita. Show all posts
Showing posts with label Ibu dan Balita. Show all posts

19 May 2011

Siklus Kehidupan Balita


Apakah siklus kehidupan itu? Siklus kehidupan mengetengahkan tahapan kehidupan yang akan dialami semua orang sejak lahir sampai mati. Tahapan ini melalui urutan tertentu dan tidak bisa dilompati, karena tahap yang sebelumnya merupakan fondasi bagi tahap berikutnya. Dan tiap tahap ini memiliki ciri dan target tertentu yang harus dicapai agar perkembangan kepribadian menjadi optimal. Disebut juga Prinsip Epigenetik.

Teori Erik Erikson berkata, setiap balita akan mengikuti Teori Perkembangan Psikososial.
  1. Usia 0 - 18 Bulan (Trust vs Mistrust)
  2. Usia 18 bulan - 3 tahun (Autonomy vs Shame and Doubt)
  3. Usia 3 - 5 tahun (Initiative vs Guilt)

Usia 0 - 18 bulan
  • Bayi hidup dan mencintai melalui "mulut".
  • Bayi mengamati dan memberi signal, sehingga kepekaan orang tua untuk merespon terhadap signal dari bayi sangat penting.
  • Dalam memenuhi kebutuhannya, bayi sangat tergantung pada lingkungan (pengasuh, tentunya pengasuh yang diharapkan adalah orang tua dan bukan yang lain). Oleh karena itu orang tua diharapkan sangat peka dengan kebutuhan bayi.
  • Dalam tahap ini sebaiknya setiap kebutuhan bayi segera dipenuhi.
Jika kita BERHASIL dalam tahapan ini, maka anak akan merasakan lingkungan (orang tua) sebagai pemberi rasa aman dan nyaman yang dapat dipercaya.
Sebaliknay jika kita GAGAL, maka anak akan didominasi oleh rasa tidak percaya kepada lingkungan dan bayi akan banyak diliputi rasa takut atau cemas yang mendasar. Dan bayi akan sulit mengembangkan time perspective yang optimal dalam kehidupannya kelak.


Usia 18 bulan - 3 tahun
  • Anak mulai bisa bicara dan jalan.
  • Anak mulai ada rasa percaya terhadap lingkungan.
  • Beri kesempatan anak mengembangkan kemampuan kontrolnya.
  • Sikap lingkungan sebaiknya tegas tapi menentramkan, bukan galak dan selalu melarang.
  • Anak akan berusaha mencapai rasa otonomi.
  • Sikap lingkungan seharusnya: supportive, reassuring, assertive.
Jika kita BERHASIL dalam tahapan ini, anak akan dapat mengembangkan rasa percaya diri secara wajar, mempunyai rasa pengarahan diri sendiri dan mempunyai kemantapan langkah.
Jika kita GAGAL, maka anak akan didominasi oleh rasa ragu-ragu dan malu serta kurang mampu mengarahkan diri sendiri.


Usia 3 - 5 tahun
  • Anak secara aktif memasuki dunia dengan suaranya, geraknya dan rasa ingin tahunya.
  • Beri kesempatan untuk ber-inisiatif, walalupun belum menghasilkan suatu karya yang berarti. Beri support dan hindari selalu melarang dan memarahi bahkan menghukum.
  • Muncul daya kreativitas.
  • Selalu ingin ber-eksperimen.
  • Lingkungan harus memberi dukungan dan memenuhi rasa ingin tahu anak dengan menjawab setiap pertanyaan dengan baik.
Jika BERHASIL, maka anak akan mengembangkan daya inisiatif dan daya kreativitasnya.
Jika GAGAL, maka anak akan diliputi rasa bersalah karena lingkungan over kritik, melecehkan dan tidak menghargai usaha-usaha anak.

Usia 0-5 tahun ini disebut juga GOLDEN PERIOD dimana kita masih bisa menanamkan nilai-nilai budi luhur yang benar yang akan membentuk anak kita di kemudian hari kelak.

dr. Agung Budi Setyawan Sp.Kj.

29 April 2011

Advanced Woman Calendar 3.4.0.0 Multilingual


Advanced Woman Calendar adalah kalender ovulasi yang tepat dan user-friendly yang memantau siklus menstruasi. Ini membantu Anda untuk mencapai atau menghindari kehamilan, menghitung hari aman untuk melakukan hubungan seksual, dan bahkan memprediksi jenis kelamin bayi Anda.

Kalender Ovulasi membantu Anda untuk menggunakan metode KB alami. Ini akan menghitung hari-hari subur Anda (orang-orang dengan kemungkinan peningkatan hamil), waktu ovulasi dan bahkan memungkinkan prediksi gender bayi dengan menyorot kemungkinan peningkatan hamil bayi laki-laki atau perempuan. Hasil disajikan sebagai kalender ovulasi color-coded yang menunjukkan periode Anda subur dan non-subur.

Key Features Precise and easy-to-use ovulation calendar
Best quality prognosis of the ovulation date with calculation of all accumulated data
Several user profiles with password protection
Daily notes
Reminders and alarms
Baby geneder predictor with Chinese Lunar Calendar
Horoscopes and Zodiac signs
Can show ovulation calendar as desktop wallpaper
Basal body temperature charting
Premenstrual syndrome tracking
Pregnancy calendar
Printing support

Home Page - http://www.vulationcalendarsoftware.com/

Download link: AWC 3.4.0.0 M

02 March 2011

Arti Segitiga RECYCLE

Merupakan tanda recycle yg biasanya ada di botol-botol plastik, baik minuman plastik biasa, shampo, botol bayi dan lain-lain, di sini saya akan coba menjelaskan arti dari simbol tersebut, efek samping dan dampaknya.


Langsung aja kita lihat contohnya :


1. PET (Polyethylene Terephthalate)


Biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.


Botol Jenis PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Kenapa? Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), dan juga mengandung zat antimoni trioksida.


Terkontaminasinya senyawa ini dalam periode yang lama akan mengalami: iritasi kulit dan saluran pernafasan. Bagi pekerja wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran, pun bila melahirkan, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.


2. HDPE (High Density Polyethylene)


Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain.


HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian, karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.


HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.


3. V — Polyvinyl Chloride


Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC.


DEHA ini lumer pada suhu -15 derajat Celcius. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.


4. LDPE (Low Density Polyethylene)


LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermo-plastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.


Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.


Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.


5. PP — Polypropylene


PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.


Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.


6 . PS — Polystyrene


Ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain.


Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.


Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga


7. Other (Jenis yang lain)


Dari ketujuh jenis logo tersebut yang paling aman untuk digunakan adalah botol yang berkode no #4 & #5 , akan tettapi kode #7 masih diperdebatkan oleh banyak kalangtan karena mengandung bisphenol-A


Oleh karena itu sudah sepantasnya kita lebih bijak dan teliti dalam menggunakan plastik, terutama plastik bekas makanan dan minuman.

Sumber: www.fikriadhanadi.blogspot.com

11 November 2010

Orang Tua OTORITER?

Salah satu kriteria orang tua OTORITER adalah seberapa banyak kita mengekang anak dan tidak membiarkan mereka memiliki ruang geraknya sendiri. Orang tua yang otoriter tidak mengijinkan anak mempunyai pendapat sendiri, memiliki minat yang berbeda, atau melakukan sesuatu yang berbeda.
Saya setuju dengan pendapat bahwa orang tua harus menjadi pemimpin bagi anak-anaknya. Namun itu tidak berarti orang tua dapat memaksakan seluruh kehendaknya. Anak memerlukan ruang untuk bergerak, agar ia terlatih untuk mengambil keputusan bagi dirinya sendiri.

Masalahnya sekarang, kapankah kita tahu bahwa kita telah memaksakan seluruh kehendak kita, padahal yang kita maksud adalah mendidik anak agar mereka mempunyai hidup yang baik kelak?

Untuk membedakan mana yang otoriter dan mana yang tidak memang dibutuhkan kepekaan ekstra dari orang tua atas dirinya sendiri. Kalau kita dapat memikirkan apa yang dipikirkan anak dan merasakan apa yang mereka rasakan setiap kali kita berkomunikasi dengan mereka, kita akan memiliki kepekaan itu.

Jadi, kalau misalnya anak selalu salah, apapun yang mereka lakukan, dan hal ini membuat mereka apatis, atau sebaliknya memberontak habis-habisan, ada kemungkinan kita telah bertindak otoriter.
APA AKIBATNYA BAGI ANAK BILA KITA BERSIKAP OTORITER?
Dalam keadaan ini, anak akan bertumbuh menjadi orang yang bergantung pada orang lain. Bahkan, anak menjadi keras kepala dan sulit diatur. Ini akan terjadi pada anak yang lebih berani.

Dalam keadaan tertentu, kita memang tidak akan sempat lagi berdebat dengan anak kita karena mendesaknya waktu. Dalam keadaan demikian, kita perlu mengambil tindakan yang bersifat otoriter.
Saya kira pemimpin manapun tentunya pernah melakukan tindakan dan keputusan sepihak tanpa persetujuan bawahannya, yaitu terutama dalam situasi darurat. Tetapi sedapat mungkin dalam kebanyakan keadaan, berikan pilihan-pilihan kepada mereka, sehingga anak relatif mempunyai kesempatak untuk mengambil keputusan sendiri bersama dengan konsekuensinya.

Dapat dikatakan bahwa gaya mendidik yang otoriter kita perlukan lebih banyak pada usia-usia dini anak, dan hendaknya semakin demokratis ketika anak semakin dewasa.

Seharusnya pada saat remaja, anak semakin memperoleh kebebasannya. Untuk itu, kita perlu menyelesaikan penanaman dasar moral dan kebiasaan ayng baik sesaat sebelum anak memasuki usia remaja. Sehingga ketika anak remaja diberi kebebasan menentukan dirinya lebih banyak, mereka tidak mengambil tindakan yang kurang bertanggung jawab.

Otoriter itu didominasi oleh pemaksaan-pemaksaan orang tua kepada anak, jadi lebih banya bertujuan memuaskan keinginan, target, ambisi, bahkan hawa nafsu orang tua sendiri.

Sebaiknya orang tua dalam melakukan tindakan mendisiplin ataupun berelasi dengan anak dilandaskan kasih sayang, jadi lebih banyak memikirkan kebutuhan dan kemampuan anak.

Dalam hal ini orang tua lebih baik bersikap demokratis dan memberi ruang kepada perbedaan anak dengan orang tua, dan memberi ruang juga bagi anak untuk bertanya dan mencari alasan mengapa suatu hal diijinkan dan hal lain tidak diijinkan.

Dan sekarang sedikit nasihat kepada orang tua. Jangan terus-menerus menggusari atau mencari-cari kesalahan anak-anak Anda, sehingga membuat mereka marah dan jengkel. Tetapi didiklah mereka dengan tata tertib yang penuh kasih dan benar.
Sumber: Andy Yuwono - Tabloid Keluarga

21 June 2010

Software Untuk menghitung Masa Subur

Menurut judulnya Software ini bertujuan membantu para wanita untuk menghitung masa suburnya. Saya kurang tahu jelas bagaimana cara pengoperasiannya, namun yang pasti software ini dapat membantu pasangan suami istri untuk menjadwalkan untuk mendapatkan momongan atau sebaliknya, yaitu untuk berjaga-jaga jangan sampai kebobolan lagi...
Silahkan langsung dicoba....

Begitulah kira-kira gambarnya... kayak KALENDER gitu deh...

Penasaran...???

Silahkan di download aja langsung... KLIK DISINI

20 May 2010

Kebersamaan Ibu dan Anak

Pentingnya Kebersamaan Ibu dan Anak

Kadang, kita sebagai orang tua tidak sadar bahwa kebersamaan antara ibu dan anak adalah hal prinsip dan tidak boleh diabaikan. Ketika seorang ibu sudah asyik meniti karir, kadang melalaikan tugas pokoknya untuk mendidik anaknya.

Kadang kita tidak menyadari, tiba-tiba saja anak kita sudah dewasa. Kemudian kita mulai berandai-andai jika saja dulu bisa meluangkan lebih banyak waktu bersama anak-anak. Mungkin kita akan menyesal, jika kesuksesan kita di karir harus dibayar mahal dengan menghilangkan banyak waktu kebersamaan ibu dan anak.

Hubungan emosional yang terjalin antara ibu dan anak bisa saja berkurang. Tidak hanya itu saja, kadang minimnya kebersamaan tersebut masih harus dibayar mahal dengan terjerumusnya anak ke hal-hal negatif, seperti narkoba atau tindakan kriminal lain. Betapa sakit perasaan kita sebagai seorang ibu. Atau, bahkan ketika anak sukses dan berprestasi, kita tidak sepenuhnya merasa bahagia karena tidak merasa memiliki andil dalam hal ini.

Berikut ini adalah beberapa hal untuk menyadarkan kita pentingnya kebersamaan antara ibu dan anak.

1. Menangis

Menangis adalah satu cara yang digunakan oleh bayi untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bayi akan menangis ketika lapar, haus, BAK dan BAB ataupun merasa sakit.

Sering juga bayi menangis karena ingin dekat dengan ibunya, tatkala ibunya sudah mendekat, dia pun terdiam. Ini adalah cara bayi untuk merasa nyaman bersama ibunya. Betapa tangisan adalah obat ampuh untuk mendekatkan hubungan ibu dan anak.

2. Menyusui bayi secara langsung

Bagaimanapun kesibukan seorang ibu, hendaknya dia tidak melupakan dan melalaikan untuk menyusui anaknya secara langsung, bukan melalui botol. Dari sisi kesehatan, banyak keistimewaan menyusui secara langsung dibanding dengan botol.

Secara psikologis, menyusui secara langsung akan membuahkan keterkaitan antara ibu dan anak. Anak akan merasa nyaman dan bahagia ketika dia bisa memandang wajah ibunya dan menyusu dari tubuhnya terutama di bulan-bulan awal.

3. Menggendong anak

Cara ini akan membuat ikatan khusus antara ibu dan anak secara batiniah. Karena anak akan merasa lebih dekat dengan tubuh orang tuanya. Berbeda apabila anak diletakkan dalam kereta dorong, meskipun dia masih bisa memandang wajah orang tuanya.

4. Bermain bersama anak

Riset membuktikan bahwa anak-anak sudah bisa mendengar dan melihat sejak hari pertama. Bayi akan merasa senang melihat wajah orang, apalagi sedang menyuarakan sesuatu yang indah. Itulah sebabnya kita mengetahui, anak dapat mencium aroma ibunya tatkala berada di dekatnya. Maka bermainlah bersama anak anda. Posisikan diri Anda sebagai anak, untuk memahami indahnya kebersamaan ibu dan anak yang sedang berlangsung.

Hidup memang pilihan. Namun, apakah dengan melakukan pilihan, Anda harus mengorbankan sesuatu yang berharga, apalagi hal itu adalah waktu kebersamaan ibu dan anak? Anda tentu lebih tahu jawabannya...

Tentang Penulis:
AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com

04 May 2010

5 Cara Menyusui Bayi Kembar

Anda akan memiliki bayi kembar atau baru saja dianugerahi bayi kembar?  Anda mungkin bertanya : "Cukup ngga ya ASI saya?" Sebelumnya  kami mengucapkan Selamat kepada Saudara atas lahirnya Anak Kembar. Artikel sebelumnya mengenai menyusui bayi semoga berguna bagi Anda. Nah, ada 5 tips atau cara penting yang sering ditanyakan oleh orang tua dalam menyusui bagi bayi kembar.

ASI Anda Cukup Kok!

Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh “permintaan”. Jika Anda memiliki 3 bayi pun, produksi ASI Anda akan mengikuti permintaan ketiganya… Namun begitu, Anda tetap harus memngkonsumsi makanan yang bergizi dan ber-protein, buah-buahan serta sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih dibandingkan ibu yang menyusui 1 bayi.

Susui Secara Bersamaan

Hampir semua ahli menganjurkan agar Anda menyusui bayi kembar Anda secara berbarengan. Kalau tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya jika harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui yang pertama! Ada 2 posisi yang sering digunakan untuk melakukannya:
  • Posisi di bawah ketiak
  • Posisi mengayun

Anda bisa menyusui keduanya dengan menggendong mereka masing-masing pada ketiak Anda, dengan posisi bayi agak tegak. Gunakan bantal untuk membantu. Atau, Anda juga bisa menyusui mereka dengan posisi seperti mengayun, di mana posisi bayi lebih rebah dan mereka bersilangan satu sama lain. Terkadang ada ibu yang mengkombinasikan kedua posisi ini. Yang jelas, temukan yang nyaman untuk Anda dan mereka…

Bergiliran

Gilirkan bayi Anda, jangan membiarkan mereka untuk menyusu dari payudara sisi yang itu-itu terus. Hal ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan pemberian ASI untuk kedua bayi Anda, sekaligus menyeimbangkan produksi ASI kedua payudara. Jika misalnya salah satu bayi kembar Anda lebih kuat menyusu, dengan menggilir seperti ini, produksi ASI Anda akan seimbang.

Bantu dengan Susu Formula Jika Diperlukan

Ini diperlukan, terutama jika Anda memiliki kembar 3 atau lebih. Jika Anda memiliki bayi kembar 3 misalnya, maka Anda bisa menyusui mereka secara berbarengan dengan cara memberikan ASI kepada yang 2 dan memberikan susu formula pada saat yang sama pada yang satunya. Terus pergilirkan “jatah” ketiganya, sehingga setiap bayi memperoleh banyak ASI dan sedikit susu formula.

Bantuan Orang Lain

Anda akan sangat lelah pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan bayi kembar. Oleh karena itu, libatkan orang-orang terdekat Anda untuk membantu pekerjaan Anda, apa yang mereka bisa. Sebagai contoh, Anda bisa memompa ASI Anda dan menyimpannya di lemari pendingin. Setiap kali bayi Anda terbangun di malam hari, Anda bisa meminta tolong suami Anda atau anggota keluarga yang lain untuk memberikannya kepada si kecil.

Sukses menyusui dan merawat si kembar ya…

Sumber : ruangkeluarga.com

5 Tips Menyusui Bayi

Setelah Anda mengetahui pentingnya ASI bagi pertumbuhan otak buah hati Anda dan Cara menyusui yang benar, maka Saudara juga perlu mengetahui mengenai beberapa hal yang wajib diketahui oleh ibu menyusui agar semuanya berjalan sesuai yang diinginkan.

Bayi yang disusui dengan ASI akan mendapatkan gizi terbaik yang tidak tergantikan bahkan oleh susu formula yang paling mahal sekalipun. Menyusui juga merekatkan jalinan cinta antara ibu dan bayinya karena:

  • Kontak kulit dengan ibunya membuat otak bayi melepaskan hormon oksitosin (”hormon cinta”) yang membuatnya tenang dan merasa terlindungi.
  • Air susu ibu (ASI) mengandung hormon koleksitokinin yang membuat bayi mudah tidur.

Berikut adalah beberapa tips bagi para ibu yang sedang menyusui :

1. Jangan menjadwalkan pemberian ASI. Susuilah bayi pada saat dia meminta dan hentikan hanya setelah dia merasa cukup, karena :
  • Bayi memiliki lambung yang kecil dan ASI sangat mudah diserap. Semakin muda umur bayi, semakin cepat dia merasa lapar kembali. Kapasitas produksi ASI antar ibu juga bervariasi. Semakin kecil produksi, semakin sering dan lama bayi harus disusui. Hanya bayi itu sendiri yang tahu kapan saatnya harus menyusu. Biasanya bayi akan menangis jika lapar.
  • Kandungan gizi dalam ASI yang dikeluarkan selama menyusui bervariasi. Kandungan lemak pada menit-menit awal cukup rendah, lalu meningkat terus sampai menit terakhir. Bila ibu menghentikan proses menyusui sebelum saatnya, maka bayi akan kekurangan lemak dan cepat lapar kembali.
  • Bila menyusui dilakukan secara terjadwal, dalam tiga bulan produksi ASI akan menurun. Aktivitas menyusui merangsang keluarnya hormon prolaktin yang memproduksi susu. Semakin sering menyusui, semakin besar prolaktin yang dikeluarkan. Bila ibu jarang menyusui, maka otomatis tubuhnya juga pelan-pelan akan mengurangi prolaktin yang bermanfaat dalam produksi ASI.
  • Bayi meminta menyusu bukan semata-mata karena lapar, namun juga karena kebutuhan emosional untuk disayangi dan dilindungi.

2. Jaga keseimbangan kedua payudara. Susui dengan kedua payudara secara bergantian. Setiap kali memulai, gunakan payudara yang terakhir disusukan.

3. Bantu bayi bila menunjukkan gejala akan bersendawa (Jawa: gumoh). Sendawakan dengan menggendong tegak pada pundak dan menepuk-nepuk punggungnya. Dengan begitu maka udara yang terisap bersama ASI secara perlahan akan keluar.

4. Bila ASI memancar sewaktu akan disusukan, keluarkan sedikit dengan tangan untuk menghindari bayi tersedak dan menolak susu. Caranya adalah dengan menopang payudara secara lembut dan mengurut ke arah areola sambil memutar pijatan ke sekeliling kuadran payudara. Kemudian, tekan areola dengan ibu jari dan jari-jari untuk mengosongkan ASI yang terdapat dalam sinus-sinus areola.Cara lain untuk mengeluarkan ASI adalah dengan pompa mekanik maupun listrik. Apabila terjadi pembengkakan payudara (engorgement) sebelum ASI dikeluarkan dengan pompa, sebaiknya payudara dipijat terlebih dahulu supaya ASI mudah keluar.

5. Bagi ibu yang terpaksa harus meninggalkan bayinya, simpanlah ASI agar dapat diberikan melalui botol pada saat bayi merasa lapar. ASI dapat disimpan di tempat yang bersih selama 6-8 jam. Bila disimpan di kulkas, jangan diberikan setelah melewati 2X 24 jam. ASI dapat bertahan hingga 2 minggu bila disimpan pada lemari pendingin bertemperatur di bawah 18 derajat celcius. Pembekuan ASI tidak banyak berpengaruh terhadap kandungan gizi dan zat kebal di dalamnya, asalkan tidak dipanaskan berlebihan sebelum diberikan ke bayi. Pemanasan di atas 62 derajat celcius selama 30 menit akan merusak unsur selular dan zat kebal di dalamnya (IgG, IgA dan IgN).

Sumber : bayidananak, ruangkeluarga.com

03 May 2010

Menyusui Bayi Dengan Cara Yang Benar

Bagi sebagian wanita yang baru saja menjadi seorang ibu barangkali menyusui bayi adalah kewajiban yang cukup sulit dan merepotkan karena terkadang air susu ibu tidak lancar atau puting susu lecet. Yang paling ditakuti, adalah luka akibat menyusui. Puting yang luka pada masa menyusui biasanya disebabkan oleh praktek menyusui yang kurang tepat atau adanya perlukaan dan infeksi akibat gigi bayi. Keadaan ini tentunya harus diperiksa oleh dokter agar mendapatkan pengobatan tepat. Bila perlukaan cukup luas dan masih bernanah, sebaiknya Anda tidak menyusui.

Namun demikian, ASI tetap harus dikeluarkan agar tidak terjadi penumpukan ASI di dalam payudara. Penumpukan ini dapat menyebabkan pembengkakan dan sakit pada payudara, bahkan demam. Pengeluaran ASI juga perlu untuk menjamin produksi ASI yang langgeng. Dan Anda pun masih dapat menyusui kembali setelah infeksi sembuh. Perlu diketahui ASI sangat penting untuk perkembangan otak bayi Saudara.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya luka pada puting, di antaranya adalah:

  • Tempatkan gusi bayi pada areola (daerah berwarna lebih gelap di sekitar puting) sehingga seluruh puting berada di antara lidah dan langit-langit di dalam mulut bayi.
  • Sebelum menyusui, tekan payudara dengan ibu jari dan telunjuk untuk mengeluarkan beberapa tetes ASI. Oleskan tetesan ASI tersebut pada seluruh permukaan puting dan areola payudara. Dengan begitu, puting dan areola tidak mudah lecet dan terhindar dari infeksi. Campuran ASI, air liur, dan produk cairan dari kelenjar montgomery yang ada di daerah areola bermanfaat mematikan mikroorganisme.
  • Langkah yang sama sebaiknya juga dilakukan setelah menyusui.

Agar produksi ASI lancar, sebaiknya berlangsung seimbang. Misalnya, jika Anda lebih sering menyusui dengan payudara kanan, produksi ASI di payudara sebelah kiri bisa terhenti. Pasalnya, payudara kiri kurang rangsangan untuk memproduksi ASI. Proses menyusui sebaiknya berlangsung seimbang antara payudara kiri dan kanan sehingga keduanya sama-sama menerima rangsangan yang sama untuk memproduksi ASI.

Sumber : vivanews dan ruangkeluarga.com

ASI Sumber GIZI Bagi Otak Balita

ASI singkatan dari Air Susu Ibu (semua juga dah tau), Saudara pasti juga tau jika ASI ini sangat bermanfaat buat bayi. Air Susu Ibu mengandung nutrisi-nutrisi yang dapat mendorong proses perkembangan saraf dan otak dengan komposisi tetap sesuai kebutuhan bayi. Karena itu, beragam produk susu formula berupaya agar kandungan nutrisinya mendekati ASI. Nutrisi itu antara lain LC-PUFA, taurin, seng, besi.

02 May 2010

Cara Menggendong Bayi Yang Baru Lahir

Semua ibu pasti seneng melihat buah hatinya, bayi yang baru lahir. Ayah juga dong. Apalagi jika bayi yang baru lahir itu adalah buah hati pertama. Ada keinginan untuk segera menggendong bayi. Tapi tunggu dulu, tubuh bayi masih lemah dan ringkih. Itulah mengapa, orangtua perlu mencari cara menggendong yang tepat. Selain itu, cara menggendong hendaknya disesuaikan dengan usia bayi. Semakin dini usia bayi, semakin butuh cara khusus menggendong yang benar.

27 April 2010

10 Tindakan Tepat Ketika Bayi Tersedak

Anak anda megap-megap atau batuk yang disertai muntah? Terlihat susah bernafas? Bahkan mukanya pucat hingga kebiruan? Pasti buah hati ibu tersedak makanan atau mainannya. Memang anak-anak dengan reflek menelan yang belum sempurna lebih mudah tersedak benda-benda kecil. Tentu saja hal ini membuat ibu panik dan tidak tahu harus berbuat apa.

26 April 2010

Ketawa Sangat Penting Buat Bayi

Kegiatan bersama yang penuh tawa dan canda ini juga mampu mendekatkan hubungan antara bayi dengan sosok yang sering mengajaknya bercanda. Kehangatan juga terbentuk sehingga menciptakan rasa nyaman dan aman bagi bayi. Ini sangat bermanfaat untuk perkembangan emosinya kelak. Bayi yang memiliki perkembangan emosi yang baik, umumnya akan tumbuh menjadi anak yang kreatif

Usia 0– 6 bulan

Bayi mulai senyum sosial pada usia 6 minggu. Mulai mengenali orang-orang yang sering berada di dekatnya, seperti ayah, ibu dan pengasuhnya. Ia pun mulai melemparkan senyum kepada orang yang sering dilihatnya tersebut. Reaksi gembira yang diikuti dengan tertawa keras mulai mampu dilakukan pada usia 3–4 bulan. Ini berkaitan dengan pita suaranya yang semakin kuat. Di rentang usia ini, bayi juga mulai mengekspresikan rasa gembiranya dengan teriakan seperti ”aaaaa” dan gerakan tubuh. Contoh, dengan menggerak-gerakkan tangan, menggoyang-goyangkan kepala dan tubuhnya ketika sedang duduk. Selera humor bayi 0-6 bulan masih terbatas pada suara-suara yang aneh atau gerakan yang dilakukan dengan berulang-ulang.

Stimulasi
  • Lakukan permainan petak umpet, caranya cukup sederhana, misalnya dengan bersembunyi di balik boks, sambil mengucapkan, ”Ayo cari papa, Sayang…” Diamlah sesaat di tempat itu, baru kemudian munculkan wajah dengan mimik gembira sambil berteriak, “Hai, aku di sini!” Teriakannya jangan terlalu keras ya karena justru dapat membuat bayi kaget dan menangis.
  • Permainan tangkap sembunyi. Ibu/bapak menyembunyikan boneka, Teddy Bear, misalnya, di bawah selimut. Lantas tarik boneka tersebut dan angkat tinggi-tinggi. Jangan lupa tampilkan ekspresi gembira dengan tersenyum lebar. “Ooh…si Teddy Bear sudah kembali. Mau main sama Adek.”
  • Gerakan memukul guling atau bantal sambil diiringi suara lucu. Umpama, mengajak bayi memukul “drum” batal/guling sambil menirukan suara drum, “Dum-dum…”
  • Ciptakan permainan yang lucu dengan boneka tangan. Contoh, “Mbeeek…..kambing mau mencari rumput dulu. Ah, lapar nih…Nyam, nyam…” Lakukan dengan menggunakan suara aneh dan lucu.

Usia 6–12 bulan

Bayi mulai melakukan kontak emosi dengan orang di sekitarnya. Bila ada yang mengajaknya bicara dan mengelitik tubuhnya, ia akan tertawa. Memasuki usia 8–9 bulan –saat kemampuan motoriknya semakin baik— reaksi gembiranya akan kerap diiringi dengan gerakan tubuh. Umpama, menggoyangkan kepala dan badannya sambil diiringi babbling (pengulangan), misalnya “wa…wa”. Pada rentang ini, bayi cenderung menyukai humor yang slapstick. Contoh, gerakan kita yang pura-pura terpeleset atau seolah-olah ingin menangkapnya.


Stimulasi
  • Gelitiklah telapak tangan atau kakinya dengan ujung jari tangan kita. Pasti itu akan mengundang tawa riangnya.
  • Lakukan permainan interaktif, seperti cilukba, dengan ekpresi yang riang gembira.
  • Tariklah bibir kita lalu cobalah bersuara maka akan terdengar suara yang aneh yang akan mengundang tawa bayi.
  • Melakukan gerakan meniru. Contoh, gerakan kakek yang sedang berjalan dengan posisi bungkuk sambil menggunakan tongkat.
  • Melakukan gerakan tiba-tiba seperti mau menangkap si bayi. Umumnya si kecil akan geli melihat kita melakukan itu.
  • Buatlah boneka yang sedemikian rupa dapat menjulurkan lidahnya. Biarkan bayi menggerakkan tangannya untuk menarik lidah boneka tersebut. Lihatlah ekspresinya yang terkekeh-kekeh saat melihat lidah yang tiba-tiba menjulur keluar itu.
  • Menirukan berbagai gerakan binatang yang lucu sambil melakukan atraksi konyol. Umpama. kuda yang sedang berjalan lalu tiba-tiba meloncat-loncat dengan mengangkat kaki diiringi suara ringkikan yang keras.

YANG HARUS DIPERHATIKAN

Jangan sampai bayi tertawa berlebihan. Contoh, sampai teriak keras-keras atau guling-gulingan yang buntutnya malah membuatnya marah atau menangis. Bila sudah mencapai tahap itu, segera hentikan guyonan dan tenangkan bayi. Terlalu banyak tertawa juga dikhawatirkan malah bisa mengundang muntah, atau malah terbawa hingga tidur dan membuat tidurnya tidak tenang.

Untuk waktu sebenarnya bebas. Namun sebaiknya, pilih waktu ketika anak sedang tenang dan kenyang atau siaga menerima rangsangan, alias sedang tidak mengantuk. Bila belum makan berikan makan terlebih dahulu. Kira-kira 15 menit kemudian, baru diberikan stimulasi. Pilihlah waktu di luar jam tidur si bayi.

Hal lain yang patut diperhatikan pula adalah temperamen bayi. Untuk bayi yang tergolong memiliki temperamen mudah, biasanya tidak sulit untuk memberinya stimulasi. Kalau hari ini berhasil, dijamin besok juga akan berhasil. Tapi, bayi sulit (difficult baby) dan “lama panas” (slow to warm up) sulit diprediksi. Bisa hari ini berhasil, besok gagal. Untuk itu orangtua harus sabar dan sedikit menurunkan intensitasnya bila dirasa gagal.

Sumber: keluargasehat.wordpress.com

Supaya Anak Berani Tidur Sendiri

Kadang kita sebagai orang tua yang sangat sayang pada anaknya lupa memberikan latihan-latihan kemandirian yang diperlukan oleh anak. Sehingga anak kita menjadi sangat tergantung orang tua. Misalnya : Tidak berani tidur sendiri. Tidur bersama-sama dengan orang tua tidak ada salahnya namun 'kemandirian' akan sangat berguna buat anak kita dan kita harus melatihnya, karena hal ini tidak dapat dengan instant terjadi ke anak kita.

14 April 2010

Sindrom "Baby Blues"

Meski Anda telah siap bahkan menantikannya, membawa perubahan besar bagi wanita, baik secara fisik maupun mental. Emosi yang naik turun adalah salah satu dampaknya. Bagi beberapa ibu, bukan tak mungkin emosi yang geraknya seperti roller coaster ini terus berlanjut hingga beberapa bulan setelah melahirkan, menjadi depresi menetap. Berikut wawancara dengan Dr Alfiben, Sp OG dari RS Hermina Depok.

Bagi pasangan yang tengah menanti buah hati, kabar kehamilan saat paling menggembirakan. Namun di sisi lain calon ayah-ibu pun menyadari tak lama lagi akan dihadapkan pada keadaan dimana harus membuat berbagai keputusan dan perencanaan. Misal, memilih dokter dan rumah sakit, komitmen pada pekerjaan, kehamilan, mengambil peranan sebagai orangtua, begitu bayi lahir apakah akan diberi ASI Ekslusif, bagaimana mendapatkan pengasuh, dll.

Berbagai tantangan tanpa disadari dapat mempengaruhi dan membawa ibu ke dalam situasi yang dikenal sebagai Post Natal Illnesses (PNI). Perasaan yang tak diharapkan ini bisa berefek juga pada pasangan.

Perasaan Penuh Kesedihan

Pada umumnya, PNI dikategorikan sebagai bagian dari Depresi Umum, karena indikasinya sama, yaitu keadaan traumatik akibat perubahan dalam hidup – depresi umum bisa juga terjadi saat seseorang menghadapi perceraian, kehilangan pekerjaan, kematian kerabat, dll. Namun depresi yang terjadi pasca-melahirkan memiliki perbedaan dengan Depresi Umum, sbb:

1. Pemicunya lebih spesifik, yaitu terjadinya perubahan dalam hidup akibat kelahiran bayi.
2. Juga dipengaruhi peningkatan hormonal di dalam tubuh ibu.
3. Bisa melanda Ibu dan keluarganya dan menetap hingga 6 bulan – 1 tahun setelah kelahiran si kecil.

Ahli medis umumnya mengkategorikan PNI dalam tiga tingkatan, yaitu ‘baby blues', Post Natal Depression (PND), dan Puerperal Psychosis (PP). Baby blues terjadi hingga 2-10 hari pasca melahirkan. Ciri khasnya ibu terus-menerus menangis tanpa alasan jelas, rasa lelah, konsentrasi rendah, sulit tidur, kekuatiran dan perasaan ragu yang datang mendadak, lambat dalam mempelajari sesuatu (misal, cara memandikan dan memberi bayi), tidak nafsu makan, over sensitif, dan lainnya. Namun yang utama adalah perasaan kecewa pada hampir segala hal.

Apabila Menjadi Serius

Baby Blues yang tak kunjung pulih akan berkembang menjadi kondisi ekstrim yang disebut puerperal psychosis (PP). Keadaan ini untungnya jarang dialami para ibu, karena umumnya terkena pada ibu dengan riwayat penyakit depresi dalam keluarga. Depresi mendalam ini terjadi selama lebih dari satu bulan ditandai mood yang berubah-ubah, halusinasi, juga kebingungan dan ketakutan tak beralasan, bahkan pada beberapa kasus, jika PP terjadi pada ibu yang lemah mental, bisa memotivasi ibu bertekad membunuh bayinya.

Diantara Dua Kategori

Kategori yang menjembatani kedua kategori depresi – baby blues dengan puerperal psychosis – adalah yang disebut PND. Beberapa penelitian memastikan PND bisa terjadi begitu persalinan atau 2-6 bulan kemudian. 10-20% ibu berpeluang mengalami depresi berkelanjutan ini, ditandai dengan menangis terus-menerus, kemarahan, ketidakmampuan memelihara bayi dan melakukan kegiatan rutin lainnya, kurang nafsu makan, kelelahan, dan insomnia.

Sayang, banyak ibu tidak menyadari dirinya tengah dilanda PND sehingga menyulitkan tenaga medis memberi bantuan. Banyak juga ibu mencoba menutupi perasaannya, dan menyembunyikan depresi lantaran khawatir dianggap berlebihan, dianggap tidak becus sebagai ibu, juga dicap mengidap “ketidakstabilan mental”.

Penyebab dan Pengobatan

Menjadi orangtua kadang memang terasa seperti bencana, terutama jika ini pengalaman pertama. Banyak orang tidak siap saat menemukan dirinya tiba-tiba harus bertanggung jawab pada segala hal yang berhubungan dengan bayi kecil dan lemah yang harus diperhatikan 24 jam, 7 hari dalam seminggu. Situasi ini kadang juga dipengaruhi faktor sosial lain, misal, kesulitan ekonomi.

Hormon juga kerap berpengaruh dalam PND. Kadar progesteron dan estrogen yang menurun tajam dibanding saat hamil akan membuat tubuh ibu shock. Pasokan Endorphins dalam kadar rendah sekalipun, misal, pada obat-obatan penyaman tubuh setelah melahirkan, bisa ikut andil mencetus PND. Persoalan pribadi di dalam diri ibu, seperti ketakutan dirinya harus menjadi ibu yang sempurna dan melakukan semuanya dengan benar, juga kurangnya dukungan dari suami dan keluarga, juga berpeluang memperparah PND.

Namun sepanjang gejala ini dikomunikasikan pada ahli medis, PND sebetulnya dapat ditangani. Penanganan PND secara konvensional biasanya sama dengan yang diberikan dalam penanganan depresi umum, yaitu pemberian obat-obatan antidepresan dikombinasi dengan psikoterapi atau konseling. Namun penelitian baru-baru ini memperlihatkan terapi bicara, dalam berbagai kasus, adalah yang paling dibutuhkan untuk membantu ibu yang menderita PND.

Menjadi salah satu anggota grup pendukung (support group) akan sangat menolong, karena di sana para ibu bisa mengetahui bahwa ibu-ibu lain pun mempunyai pengalaman frustasi dan kesulitan hubungan yang sama. Penggunaan obat-obatan dengan terapi bicara adalah upaya terakhir yang bisa dilakukan dalam pengobatan PND. Selain itu, ada baiknya ibu juga mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi dan mendapat snack secara teratur. Masukkan juga olahraga dalam kegiatan rutin karena dapat menyegarkan dan membersihkan pikiran. Jika problemnya adalah kekurangan tidur, mintalah bantuan seseorang yang terpercaya untuk merawat bayi sehingga Anda bisa mengganti jatah tidur yang hilang. Yang harus diingat, jangan biarkan emosi membuat Anda naik ke dalam arena roller coaster. Berbaiklah pada diri sendiri, dan buang jauh-jauh rasa pesimis.

Sumber: keluargasehat.wordpress.com

06 April 2010

Sumber Makanan Bayi Usia 0 - 24 Bulan

Bayi memiliki sumber makanan alami, yaitu Air Susu Ibu. Sampai usia berapa ASI dapat diberikan kepada bayi? Berapa kali sehari ASI diberikan? Kadang orang tua tidak tahu apa yang sebenarnya diperlukan oleh bayi. Sesuai dengan bertambahnya umur bayi, perkembangan dan kemampuan bayi menerima makanan, makanan bayi umur 0-24 bulan dibagi menjadi 4 tahap :
  • Makanan bayi umur 0 – 6 bulan
  • Makanan bayi umur 6 – 9 bulan
  • Makanan anak umur 9 – 12 bulan
  • Makanan anak umur 12 – 24 bulan
Pada situasi khusus seperti anak sakit atau ibu bekerja, pemberian makanan bayi/anak perlu penanganan secara khusus.

A. MAKANAN BAYI UMUR 0 – 6 BULAN

1. Hanya ASI saja ( ASI Eksklusif )

Kontak fisik dan hisapan bayi akan merangsang produksi ASI terutama pada 30 menit pertama setelah lahir. Pada periode ini ASI saja sudah dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi. Perlu diingat bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Menyusui sangat baik untuk bayi dan ibu. Dengan menyusui akan terbina hubungan kasih sayang antara ibu dan anak.

2. Berikan kolostrum

Kolostrum adalah ASI yang keluar pada hari-hari pertama, kental dan berwarna kekuning-kuningan. Kolostrum mengandung zat-zat gizi dan zat kekebalan yang tinggi.

3. Berikan ASI dari kedua payudara

Berikan ASI dari satu payudara sampai kosong, kemudian pindah ke payudara lainnya, ASI diberikan 8 – 10 kali setiap hari.

INGAT !
  • Beri ASI saja sampai umur 6 bulan
  • Berikan kolostrum

B. MAKANAN BAYI UMUR 6 BULAN

1. Pemberian ASI diteruskan, diberikan dari kedua payudara secara bergantian

2. Bayi mulai diperkenalkan dengan MP-ASI berbentuk lumat halus karena bayi sudah memiliki reflek mengunyah. Contoh MP-ASI berbentuk halus antara lain : bubur susu, biskuit yang ditambah air atau susu, pisang dan pepaya yang dilumatkan. Berikan untuk pertama kali salah satu jenis MP-ASI, misalnya pisang lumat. Berikan sedikit demi sedikit mulai dengan jumlah 1-2 sendok makan, 1-2 kali sehari. Berikan untuk beberapa hari secara tetap, kemudian baru dapat diberikan jenis MP-ASI yang lainnya.

3. Perlu diingat tiap kali berikan ASI lebih dulu baru MP-ASI, agar ASI dimanfaatkan seoptimal mungkin. MP-ASI berbentuk cairan diberikan dengan sendok, jangan sekali-kali menggunakan botol dan dot. Penggunaan botol dan dot berisiko selain dapat pula menyebabkan bayi/anak mencret itu dapat mengakibatkan infeksi telinga.

4. Memberikan MP-ASI dengan botol dan dot untuk anak baduta sambil tiduran dapat menyebabkan infeksi telinga tengah, apabila MP-ASI masuk keruang tengah.

5. Memperkenalkan makanan baru pada bayi, jangan dipaksa. Kalau bayi sulit menerima, ulangi pemberiannya pada waktu bayi lapar, sedikit demi sedikit dengan sabar, sampai bayi terbiasa dengan rasa makanan tersebut.

INGAT !
  • Teruskan pemberian ASI
  • Berikan ASI lebih dulu, baru MP-ASI
  • Berikan makanan lumat halus 1-2 x sehari

C. MAKANAN BAYI UMUR 6 – 9 BULAN

1. Pemberian ASI diteruskan

2. Pada umur 6 bulan keadaan alat cerna sudah semakin kuat oleh karena itu, bayi mulai diperkenalkan dengan MP-ASI lumat 2 x sehari. (cara membuat terlampir).

3. Untuk mempertinggi nilai gizi makanan, nasi tim bayi ditambah sedikit demi sedikit dengan sumber zat lemak, yaitu santan atau minyak kelapa/margarin. Bahan makanan ini dapat menambah kalori makanan bayi, disamping memberikan rasa enak juga mempertinggi penyerapan vit A dan zat gizi lain yang larut dalam lemak.

4. Setiap kali makan, berikanlah MP-ASI bayi dengan takaran paling sedikit sbb :

* Pada umur 6 bulan – beri 6 sendok makan
* Pada umur 7 bulan – beri 7 sendok makan
* Pada umur 8 bulan – beri 8 sendok makan
* Pada umur 9 bulan – beri 9 sendok makan

“ Bila bayi meminta lagi, ibu dapat menambahnya”

D. MAKANAN BAYI UMUR 9 – 12 BULAN

1. Pada umur 10 bulan bayi mulai diperkenalkan dengan makanan keluarga secara bertahap. Karena merupakan makanan peralihan ke makanan keluarga, bentuk dan kepadatan nasi tim bayi harus diatur secara berangsur, lambat laun mendekati bentuk dan kepadatan makanan keluarga.

2. Berikan makanan selingan 1 kali sehari. Pilihlah makanan selingan yang bernilai gizi tinggi, seperti bubur kacang ijo, buah, dll. usahakan agar makanan selingan dibuat sendiri agar kebersihannya terjamin.

3. Bayi perlu diperkenalkan dengan beraneka ragam bahan makanan. Campurkanlah ke dalam makanan lembik berbagai lauk pauk dan sayuran secara berganti-ganti (terlampir). Pengenalan berbagai bahan makanan sejak usia dini akan berpengaruh baik terhadap kebiasaan makan yang sehat dikemudian hari.

INGAT !
  • Teruskan pemberian ASI
  • Berikan makanan lunak 3 kali sehari dengan takaran yang cukup
  • Berikan makanan selingan 1 kali sehari
  • Perkenalkan bayi dengan beraneka ragam bahan makanan

E. MAKANAN ANAK UMUR 12 – 24 BULAN

1. Pemberian ASI diteruskan. Pada periode umur ini jumlah ASI sudah berkurang, tetapi merupakan sumber zat gizi yang berkualitas tinggi.

2. Pemberian MP-ASI atau makanan keluarga sekurang-kurangnya 3 kali sehari dengan porsi separuh makanan orang dewasa setiap kali makan. Disamping itu tetap berikan makanan selingan 2 kali sehari.

3. Variasi makanan diperhatikan dengan menggunakan Padanan Bahan Makanan. Misalnya nasi diganti dengan: mie, bihun, roti, kentang, dll. Hati ayam diganti dengan: tahu, tempe, kacang ijo, telur, ikan. Bayam diganti dengan: daun kangkung, wortel, tomat. Bubur susu diganti dengan: bubur kacang ijo, bubur sumsum, biskuit, dll.

4. Menyapih anak harus bertahap, jangan dilakukan secara tiba-tiba. Kurangi frekuensi pemberian ASI sedikit demi sedikit.

INGAT !
  • Teruskan pemberian ASI
  • Berikan makanan keluarga 3 kali sehari
  • Berikan makanan selingan 2 kali sehari
  • Gunakan beraneka ragam bahan makanan setiap harinya.

Sumber: Keluargasehat.wordpress.com

05 April 2010

Anak Anda masih Mengompol?

Mengatasi kebiasaan mengompol pada anak bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kerja sama antara orang tua, anak, dan dokter. Selain itu, perlu kebijaksanaan, kesabaran, dan pengertian orang tua. Begitu banyak keluhan dari para orangtua yang mengkhawatirkan dengan kebiasaan mengompol anak mereka. Apalagi, anak tetap mengompol setelah melewati usia 6–7 tahun. Tentunya akan menjadi suatu pertanyaan besar bagi orangtua.

08 March 2010

Tidur Siang Sangat Penting Buat Bayi

Jangan abaikan jadwal tidur siang si mungil. Karena bayi yang memiliki jadwal tidur siang secara teratur menunjukkan peningkatan kemampuan otaknya untuk mendeteksi informasi baru. Peneliti dari University of Arizona di Tucson melakukan studi yang melibatkan 48 bayi yang diamati selama 15 bulan hingga bayi terbiasa dengan kegiatan tidur siang tersebut.

07 March 2010

Manfaat Menabung Bagi Anak

Untuk anak-anak yang sudah memasuki SD. Kita dapat memberikan uang saku pada anak kita dan mengenalkannya kepada jajan dan menabung. Kita dapat mengajarkan manfaat menabung dengan menanyakan barang apa yang dia inginkan kemudian membantu memberitahu cara menabung agar ia dapat memiliki barang tersebut. 

04 March 2010

Tips Memilih Kereta Dorong Buat Anak Anda

Kereta dorong sangat bervariasi dan inovatif sejalan dengan perkembangan jaman, karena susah menjadi sebuah kebutuhan buat keluarga. Meletakkan sang buah hati di pushchair atau kursi/kereta dorong bayi ketika sedang berjalan-jalan di taman atau di mall, pastinya akan memberikan kemudahan bagi Anda. Selain tidak perlu menggendong si kecil sepanjang perjalanan, anak Anda pun akan merasa lebih rileks menikmati perjalanannya.
 

Statistik Blog

Daftar Teman

Check This Out

adf.ly - shorten links and earn money!
dk-educlub.blogspot.com Copyright © 2010-2011 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template